Nadia baru sempat membuka kardus mesin jahitnya di hari kesembilan setelah paket datang. Tipenya keliru, bukan yang dia butuhkan buat garapan seragam sekolah. Yang bikin dadanya nyeri justru bukan barangnya, tapi tagihan yang sudah rapi terpampang di aplikasi.
Dia kira tinggal pencet tombol batal lalu urusan selesai. Nyatanya ada syarat, ada urutan, dan ada tanggal yang diam-diam menentukan apakah dia perlu keluar biaya tambahan atau tidak.
Hitungan Harinya Dimulai Sejak Transaksi Berhasil
Syarat paling dasar dari pembatalan Kredivo adalah soal waktu. Batasnya maksimal 30 hari kalender, dihitung sejak tanggal transaksi berhasil diproses. Bukan sejak barang mendarat di rumah, apalagi sejak kamu sadar ada yang keliru.
Ada pengecualian yang perlu dicatat. Untuk transaksi lewat fitur Belanja di Shopee, Tokopedia, Lazada, TikTok, atau Traveloka, jendela proses pembatalannyanya lebih sempit, cuma 14 hari sejak transaksi dibuat. Jadi cek dulu kamu belanja lewat jalur yang mana. Lewat dari itu, akan ada tambahan biaya yang akan dikenakan dari jumlah transaksi.
Urusan di Merchant Harus Kelar Duluan
Syarat kedua sering bikin orang muter-muter. Transaksi yang sudah berjalan tidak bisa dibatalkan sepihak dari dalam aplikasi. Kamu perlu membatalkan pesanan di merchant atau e-commerce lebih dulu, menunggu refund benar-benar cair, lalu memindahkannya ke rekening bank.
Sesudah itu baru buka menu Transaksi, pilih tagihan yang mau dibatalkan, klik Ajukan Pembatalan. Dana refund tadi bisa langsung dipakai melunasi tagihannya. Kalau yang batal cuma sebagian barang, limitmu belum pulih sampai sisa tagihan benar-benar lunas.
Dua Zona Biaya dalam Rentang Tiga Puluh Hari
Ini jawaban dari pertanyaan kapan biayanya muncul. Hari ke-0 sampai hari ke-14 masuk zona bebas biaya, nol persen. Begitu masuk hari ke-15 sampai hari ke-30, ada biaya 1,25% dari nilai transaksi yang menempel.
Kelihatan sepele, tapi coba dikalikan. Transaksi Rp4 juta yang diajukan di hari ke-18 kena sekitar Rp50 ribu. Nadia yang baru ngeh di hari kesembilan sebenarnya masih aman, asal dia bergerak hari itu juga, bukan minggu depan.
Kenapa Bunganya Nggak Ikut Hangus Kalau Sudah Telat
Kalau sudah lewat 30 hari lalu merchant tetap memproses pembatalan, yang balik ke kamu tinggal pokok utangnya saja. Bunganya tetap jadi tanggungan. Terdengar pahit, tapi logikanya mirip pesan katering hajatan.
Pokok utang itu harga bahan mentahnya. Bunga itu ongkos masaknya. Kalau kamu batalkan sebelum kompornya menyala, bahan bisa dikembalikan utuh. Kalau nasinya sudah matang dan lauknya sudah digoreng, tenaga yang terlanjur terpakai mustahil ditarik kembali. Kira-kira seperti itulah logikanya kenapa bunganya tetap harus tetap dibayarkan.
Kalau Pintunya Sudah Tertutup, Atur Ulang Cicilannya
Saat batas waktunya benar-benar habis, langkah paling masuk akal adalah menata ulang beban tagihannya. Di titik inilah fleksibilitas Kredivo baru terasa gunanya. Kredivo PayLater menyediakan tenor cicilan 3 sampai 24 bulan dengan bunga mulai 1,99% per bulan, jadi angka yang tadinya bikin sesak bisa dipecah jadi potongan yang lebih landai.
Buat kebutuhan bernominal kecil, tersedia opsi bayar dalam 30 hari dengan 0% Bunga & Admin. Limitnya sanggup menyentuh Rp50 juta khusus untuk pengguna Premium, dan layanannya diawasi OJK. Bukan berarti setiap tagihan wajib dicicil panjang, tapi setidaknya ada ruang napas ketika pembatalan Kredivo sudah tidak memungkinkan. Nadia akhirnya menempuh jalan itu, dan mesin jahit salah tipe tadi berpindah tangan ke tetangga sebelah dengan harga yang lumayan.